TEUKU TJHIK MUHAMMAD DJOHAN ALAMSJAH DALAM LINTASAN REVOLUSI ACEH Oleh: Dr.Teuku Mohamad Isa
Descendants of Teuku Tjhik Peusangan
Episod 6
BANGSA ACEH DILARANG SEKOLAH DI AKADEMI MILITER BELANDA.
Sesuai dengan kebanggaan pada zaman itu, putra-putra uleebalang Aceh dan kerabatnya berlomba menembus benteng aturan Belanda untuk menjadi kadet Akademi Militer Kerajaan Belanda di Breda, Negeri Belanda. Pada masa Hindia Belanda ada aturan tak tertulis, orang Aceh tak diperkenankan masuk militer Belanda. Apalagi masuk KMA Breda, di negeri Belanda. Walaupun demikian, kaum bangsawan muda Aceh tetap berusaha mereguk ilmu militer Belanda sedalam-dalamnya. Tentu saja target terakhirnya orang bangsawan ini adalah merebut kembali kemerdekaan tanah Aceh. Belanda tentu saja tidak mau kecolongan. Semua celah peluang untuk orang Aceh itu ditutupnya. Dilain pihak petinggi Belanda selalu memperlakukan mereka dengan sopan santun.
SEJEMPUT TANGGAPAN MILIS TENTANG REVOLUSI DI ACEH
Posting by Syamaun Peusangan
Selama lebih 23 tahun menghirup udara Serambi Mekah ini, saya merasa Aceh meutuah nyo sangat kurang akan literature sejarah. Bahkan generasi muda Aceh sendiri kurang tahu menahu bahkan rada cuek dengan sejarah nanggroenya sendiri. Ironisnya mereka lebih mengetahui sejarah luar Aceh dengan baik. Ini karena kita semua masih jarang menuangkan dalam kertas apa yang tersimpan dalam memori berkaitan sejarah Aceh. Untuk inilah website ini dibuat, melalui tonggak awal sejarah peusangan kita ingin menelusuri lorong-lorong gelap untuk menjangkau sejarah Aceh yang lebih komprehensip. Bertujuan bukan mencari benar salah ataupun membuka luka lama, tetapi sebagai ilmu pengetahuan yang berhak untuk diketahui oleh generasi Aceh saat ini dan mendatang.
Berikut sekelumit kisah di mailing list mengenai sejarah Aceh dan komentar dari rekan Syamaun Peusangan untuk kita berbagi bersama…
TEUKU TJHIK MUHAMMAD DJOHAN ALAMSJAH DALAM LINTASAN REVOLUSI ACEH, Oleh: Dr.Teuku Mohamad Isa
Episod 5
MEMBINA PENDIDIKAN DAN MEMBANGKITKAN SYIAR ISLAM
Setelah resmi menjadi zelfbestuur Peusangan, Teuku Tjhik Peusangan memantapkan hati untuk tetap bertekad menghadapi Belanda dengan cara diplomatis. Sungguh pahit rasanya berada sebagai orang yang terpojokkan dalam berhadapan dengan kekuasaan Belanda.
Walaupun demikian, segala pahit getir yang sudah dialami bangsa Aceh dalam perang bangsa Aceh melawan Belanda, disimpan dilubuk hatinya yang sangat dalam. Uleebalang Peusangan ini sudah bertekad menggusur Belanda melalui ilmu mereka sendiri. Maka, tak ada jalan lain kecuali secara sungguh-sungguh mengambil-alih ilmunya sebanyak-banyaknya. Jalan terbuka secara legal yang diakui Belanda adalah melalui pendidikan formal.
Untuk menembus rasa kecurigaan dan kebencian yang sudah berurat-akar dalam hati sanubari rakyat Aceh akibat ulah Belanda dalam perang Aceh melawan Belanda, maka Teuku Tjhik M. Djohan Alamsjah segera mengambil jalan pintas. Uleebalang ini menunjukkan sendiri contoh tauladan cara menghadapi penjajah Belanda kepada rakyatnya. Orang Aceh pasti dapat mengusir Belanda bilamana mampu mengambil alih ilmunya.



