Johantm Weblog

Merangkai sejarah Peusangan

BANGSAWAN ACEH DENGAN PENGAJARAN

Tulisan dari Majalah Pandji Poestaka edisi sekitar tahun 1940 Foto terbaru dari Potjut Fatimah Zohra, diambil akhir Mei 2008 di Rumahnya Jakarta, walaupun sudah usia senja lebih dari 95 tahun juga dalam kondisi sakit, namun tetap menunjukkan semangat dan optimisme Dirangkum oleh: Johan Peusangan

 

Judul diatas diambil dari sebuah tulisan Majalah Pandji Poestaka jameun sekitar tahun 1940 dan masih menggunakan ejaan lama. Isinya benar-benar merupakan pengakuan bahwa proses pembelajaran di nanggroe geutanyo saat itu benar benar membanggakan, sejajar dengan daerah terbaik lainnya di Nusantara. Tulisan ini juga menyedot pikiran kita  kembali ke prestasi Aceh dahulu yang bukan saja gudang Ilmu Pengetahuan Agama, tetapi juga menguasai ilmu duniawi dengan prestasi yang banyak dikagumi kaum penjajah itu sendiri.yang mengklaim sebagai pembawa ilmu pengetahuan ke bumi nusantara serta juga menghempaskan lamunan kita terhadap kondisi pendidikan saat ini yang sungguh memprihatinkan.

Sebelum menampilkan uraian dari judul tulisan diatas, saya ingin untuk menyampaikan pendapat yang telah lama saya analisa dan renungkan berdasarkan fakta-fakta kini dan sejarah Atjeh tempo doeloe, bahwa resep untuk mencapai kesejahteraan yang dicita-citakan Masyarakat Seramo Mekkah nyo hanya dapat dicapai melalui 3 langkah berikut ini…………..

Baca selebihnya »

Juni 12, 2008 Ditulis oleh Johan Peusangan | Serba-serbi | , , , , , , , , | 10 Komentar